Blog Archives

Mitos dan Fakta Seputar Pil KB


inmagine.com

Banyak wanita menganggap memakai kontrasepsi hormonal, seperti pil KB, tergolong merepotkan. Selain harus teratur mengonsumsinya, ada efek samping yang bisa ditimbulkan dari penggunaan pil KB.

Bahkan, ada mitos yang menyatakan, sejak diciptakan 50 tahun silam, pil KB bisa sebabkan timbulnya jerawat, berat badan melambung, hingga kanker. Benarkah?

Menurut Prof. Dr.dr. Biran Affandi, SpOG (K), “Anda harus menelan pil KB pada waktu sama setiap hari. Hal yang perlu diingat adalah keteraturan, karena jika tidak teratur, keseimbangan hormon akan terganggu,” katanya saat ditemui di jumpa pers ‘World Contraception Day 2010′ di City Walk, Jakarta.

Agar tak terjebak mitos, kenali fakta  seputar pil KB berikut ini:

1. Mitos: Pil KB picu jerawat

Fakta: Dengan berkembangnya dunia farmasi, pil KB kini telah diperbaharui. Dengan tambahan kandungan drospirenon dalam pil KB justru dapat membantu mengatasi masalah jerawat ringan.

2. Mitos: Pil KB hanya berfungsi sebagai kontrasepsi

Fakta: Selain sebagai kontrasepsi, pil KB juga bermanfaat mengurangi nyeri kram saat haid dan gejala PMS lainnya, siklus haid menjadi teratur serta menurunkan risiko animea ketika datang bulan.

3. Mitos: Pil KB sebabkan kanker

Fakta: Tidak benar. Pil KB dapat melindungi tubuh dari kanker ovarium dan rahim

4. Mitos: Pil KB bikin badan gemuk

Fakta: pil KB metode teranyar dengan progestin baru, seperti drospirenon mampu mencegah terjadinya penumpukan cairan (karena estrogen), sehingga tidak membuat berat badan melonjak.

5. Mitos: Pil KB bisa sebabkan rahim kering

Fakta: Tidak ada hubungan penggunaan pil KB dengan fertilitas atau kesuburan. Justru pada wanita muda, penggunaan pil KB mampu menurunkan risiko infertilitas primer. VIVAnews

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 662 other followers

%d bloggers like this: