Ibu Hamil, Waspadai Makanan Bersantan


inmagine.com

Arisan, pesta ulang tahun atau perjamuan keluarga kerap identik dengan hidangan lezat serba santan. Ada rendang, opor ayam, sambal goreng hati, dan sebagainya. Memang enak-enak, sih. Tetapi, jenis makanan ini minim sayur, banyak santan dan pedas. Bagi Anda yang sedang hamil, patut mewaspadai makanan ini.

Santan kurang baik bagi ibu hamil karena dapat mengakibatkan iritasi lambung. Jadi, sebaiknya Anda betasi konsumsi makanan bersantan. Hindari pula makanan yang banyak mengandung gula serta lemak, karena akan mengakibatkan mual dan muntah, selain menambah berat badan yang berlebihan.

Bila Anda berkunjung ke beberapa tempat dan “dipaksa” tuan rumah mencicipi makanan, coba cara paling jitu ini agar Anda tetap sehat.

  • Cicipi makan sedikit saja, sehingga tuan rumah tetap merasa dihormati. Makanlah opor ayam sedikit dan ambil bagian daging yang tidak berlemak.
  • Batasi kue-kue. Bila ada 5 jenis kue kering, ambil 3 jenis dengah jumlah masing-masing 1 buah. Dengan cara ini asupan kalori Anda lebih terkendali.
  • Pilih buah-buahan dan syukur-syukur ada menu sayuran segar, seperti gado-gado, salad sayur dan buah, serta buah-buahan. Selain segar, buat Anda yang hamil muda, menu ini bisa menghilangkah mual.
  • Pilihlah air putih ketimbang minuman sirop atau bersoda. Dengan demikian, semangat makan makanan berlemak pun jadi berkurang.
  • Bila perlu, atau khawatir tak bisa memenuhi kecukupan gizi, Anda bisa membawa makanan dari rumah yang dimasak sendiri. Ini bisa menghindarkan Anda dari “kelaparan“ jika di tempat bersilaturahmi tidak ada makanan yang cocok untuk Anda.

Makanan yang Boleh dan Tak Boleh untuk Ibu Hamil Tiap Trimester


inmagine.com

Setiap ibu hamil harus memenuhi nutrisi yang tepat, karena hal ini bisa berdampak terhadap perkembangan bayi yang dikandungnya. Untuk itu ketahui dengan pasti makanan apa saja yang baik dikonsumsi selama hamil.

Terkadang banyak ibu hamil yang berpikir bahwa dirinya harus makan untuk dua porsi yaitu ibu dan anak yang dikandungnya. Padahal pola pemikiran seperti itu tidak benar, karena bisa saja nanti si ibu mengalami obesitas yang justru bisa membahayakannya.

Seperti dikutip dari Pregnancy, Selasa (15/12/2009) ada beberapa makanan yang sebaiknya dikonsumsi ibu hamil berdasarkan usia kandungannya, yaitu:

Trimester pertama (1-3 bulan).
Pada trimester pertama kehamilan merupakan saat-saat penting pertumbuhan awal janin, sehingga baik bagi ibu hamil untuk mengonsumsi makanan sehat yang idealnya dilakukan sejak sebelum hamil. Terkadang saat trimester pertama ini perempuan mengalami morning sickness yang membuatnya sulit untuk makan dengan benar.

Pada trimester pertama ini hindari makan junk food, makanan olahan (instan) serta makanan atau minuman yang mengandung gula berlebih. Fokuskan makanan yang mengandung protein, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, susu serta lemak sehat. Usahakan mengonsumsi asam folat yang bagus untuk perkembangan otak janin di trimester pertama ini, asam folat bisa didapat dari sayuran hijau, biji-bijian atau dari suplemen.

GARAGE SALE PERLENGKAPAN BAYI HARGA MURAH !

Trimester kedua (4-6 bulan)
Ketika memasuki usia kehamilan trimester kedua, ibu hamil harus mulai memfokuskan diri pada upaya untuk menjaga keseimbangan berat badan dan makanan yang sehat. Karenanya saat trimester kedua ini penting untuk mengevaluasi pola makan ibu hamil.

Ketahui apakah sudah memenuhi 60 gram protein setiap hari, sembilan atau lebih porsi biji-bijian, tujuh porsi buah-buahan dan sayuran berwarna hijau, membatasi makanan tinggi lemak, garam dan gula karena bisa berakibat buruk pada janin yang dikandung. Serta hindari mengonsumsi ikan yang mengadung kadar merkuri tinggi seperti ikan pedang, king mackerel. Tapi bisa diganti dengan udang, salmon, lele dan tuna.

Trimester ketiga (7-9 bulan)
Saat memasuki trimester terakhir, pola makan si ibu harus disesuaikan dengan berat badan janin yang dikandungnya. Jika janin sudah memiliki berat cukup normal, maka ibu harus membatasi asupan makannya dan mulai sedikit melakukan diet karena pertumbuhan janin yang dikandung lebih cepat dibanding trimester sebelumnya. Meskipun orang hamil cenderung cepat merasa lapar, tapi lebih baik ibu hamil makan 6 kali dengan porsi kecil dibandingkan 3 kali makan dengan porsi besar.

Pada trimester ini kurangi asupan karbohidrat, karena bisa menambah bobot sang ibu yang nantinya mempersulit proses melahirkan. Namun, jangan lupa untuk tetap mengonsumsi 8 gelas air putih dan juga 1.000 miligram kalsium setiap harinya untuk membantu pertumbuhan tulang janin yang dikandung.
detik.com

GARAGE SALE PERLENGKAPAN BAYI HARGA MURAH !