Blog Archives

Bercinta Saat Hamil, Bahayakah ?


inmagine.com

Banyak orang takut melakukan hubungan seksual saat hamil, terutama hamil tua. Hamil merupakan saat dengan penuh perubahan bagi sepasang suami-istri, tak terkecuali dengan hubungan seksual.

Menurut dokter spesialis kandungan dari Klinik Sam Marie, dr Deradjat Muharram Sastrawikarta SpOG, konsidi wanita hamil sebenarnya normal. “Jadi perlakukan seperti wanita normal, termasuk dalam hubungan seksual,” kata dia kepada VIVAnews di kliniknya, Jalan Wijaya, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Wanita sehat dengan kehamilan normal bisa terus berhubungan seks sampai usia kandungannya 40 pekan, tanpa perlu takut melukai ibu maupun janinnya.

GARAGE SALE PERLENGKAPAN BAYI HARGA MURAH !

Menurut Deradjat, selama trimester pertama, banyak wanita mengalami gejala fisik seperti mual, muntah, dan kepenatan yang mungkin memengaruhi hasrat berhubungan seks. Namun kelembutan payudara mulai terasa pada trimester pertama dan berlanjut sepanjang kehamilan.

Kebanyakan kaum wanita mengalami peningkatan nafsu seksual saat rasa nyaman mulai membaik. Selama trimester kedua kehamilan, ibu mulai merasa lebih bisa menjadi diri sendiri. Vagina jadi terasa lebih penuh dan kuantitas pelumas bertambah sewaktu posisi bayi mulai turun merendah di panggul.

Ditemui terpisah, Sani B Hermawan, konsultan dari klinik rumah tangga Daya Insani mengatakan, beberapa pilihan posisi bercinta bisa dilakukan saat pasangan Anda hamil. Salah satunya posisi wanita di atas dan pria di bawah. “Posisi ini ideal karena kandungan wanita bisa direbahkan di perut pasangannya,” kata dia di kliniknya, Jalan Kemang Timur XI, Jakarta.

Saat hamil, posisi misionaris sulit dilakukan. Posisi ini akan menyakitkan pasangannya. Itu sebabnya, posisi berhubungan seksual yang bisa dilakukan selama istri hamil adalah variasi dengan posisi menyamping, perut istri Anda terbebas dari tindihan.

Anda juga bisa mencoba posisi duduk. Istri duduk di pangkuan Anda. Jika posisi perut semakin membesar, posisi posisi duduk tidak berhadapan dapat dipilih. “Agar perut tidak mendapat tekanan, Anda juga perlu mencoba posisi dogy style,” katanya.

Namun, jika kehamilan istri Anda berisiko, seperti letak plasenta tidak pada posisi seharusnya, lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kandungan. “Jika dokter Anda menyarankan untuk menghindari penetrasi, seks oral atau onani mungkin menjadi pilihan yang dapat diterima,” tutur Sani.

GARAGE SALE PERLENGKAPAN BAYI HARGA MURAH !

Artikel Terkait :

Posisi Hubungan Seks Terbaik Selama Kehamilan

Artikel Terbaru :

Posisi Bercinta Tentukan Kehamilan


Selain masa subur, ada beberapa hal yang perlu diketahui pasangan yang sedang mendambakan keturunan, salah satunya adalah posisi bercinta. Simak tipsnya dari dr Achmad Mediana, SpOG, ahli kebidanan dan kandungan dari RS Kemang Medical Care, Jakarta Selatan, berikut ini:

- Hindari stres
Saat berhubungan seks, lupakan ganjalan sulit mendapat kehamilan dan ingin cepat-cepat mendapat kehamilan. “Suami dan istri harus menikmati hubungan seks agar cepat hamil,” katanya. Teori ini didasari dengan temuan bahwa saat wanita mengalami orgasme, terbentuklah suasana basa di vagina. Kondisi ini lebih disukai oleh sperma.

- Orgasme bersamaan
Beberapa sumber mengatakan bahwa ketika terjadi orgasme pada wanita, vagina mengalami gerakan seperti menyedot, di mana gerakan ini menguntungkan sperma karena sperma dapat ikut tersedot ke dalam. Hal ini menguntungkan karena tugas sperma untuk berenang menuju sel telur menjadi lebih dekat.


- Posisi bercinta sesuai bentuk rahim
Bentuk rahim wanita menentukan posisi bercinta yang pas agar terjadi pembuahan. Untuk mereka yang bentuk rahimnya antrofleksi (menekuk ke depan), posisi apa pun akan memudahkan perjalanan sperma menuju sel telur.

Namun, untuk mereka yang bentuk rahimnya retrofleksi (menekuk ke belakang), posisi yang disarankan adalah berlutut (menungging) atau posisi doggy style. Posisi ini akan membantu “mengantar” sperma sedekat mungkin mencapai saluran telur.

- Mengangkat kaki atau pinggul
Selain itu, rajin-rajinlah mengganjal bokong istri dengan bantal sesaat setelah terjadinya ejakulasi agar sperma tergenang lebih lama. Namun, satu hal yang tidak kalah penting agar anda cepat hamil adalah sewaktu membersihkan vagina. Sebaiknya wanita menghindari penggunaan cairan pembersih vagina sesaat setelah hubungan seksual karena cairan pembersih vagina dapat bersifat toksik untuk sperma dan akan mempersulit terjadinya kehamilan.

- Pilih waktu yang pas
Untuk mendapatkan kehamilan dengan cepat, Anda tidak harus berhubungan intim sesering mungkin. Yang paling penting untuk diperhatikan adalah berapa sering melakukan hubungan intim di masa subur. Terlalu sering melakukan hubungan intim justru akan mengurangi kualitas hubungan seksual karena jumlah sel sperma yang matang tidak cukup untuk memenuhi standar minimum sel sperma agar kehamilan dapat terjadi. KOMPAS.com —

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 621 other followers

%d bloggers like this: