Aerobik Air Kurangi Rasa Sakit Saat Persalinan


Sao Paulo, Hampir setiap wanita ingin memiliki anak, tapi kebanyakan merasa takut untuk menjalani proses persalinan. Tapi wanita yang sering melakukan aerobik air selama kehamilan dapat meringankan rasa sakit saat melahirkan.

Ilmuwan Brazil telah menemukan bahwa mengambil kelas aerobik air atau aqua aerobics selama kehamilan dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses persalinan secara keseluruhan.

Para ilmuwan dari University of Campinas, Sao Paulo, melakukan studi yang menguji 71 orang ibu hamil. Setengah dari partisipan mengikuti sesi latihan aerobik air selama 50 menit di kolam renang tiga kali seminggu.

Hasilnya, 73 persen partisipan yang mengikuti aerobik air tidak memerlukan obat penghilang rasa sakit atau analgesik selama persalinan.

“Ini menunjukkan bahwa aerobik air bisa membuat wanita pada kondisi psikofisik yang lebih baik,” ujar Rosa Pereira dari University of Campinas, seperti dilansir dari Dailymail, Minggu (12/9/2010).

Aerobik air dan berenang dianggap sebagai jenis olahraga kebugaran yang paling tepat untuk periode kehamilan. Air menghilangkan tekanan pada tulang, sendi dan ligamen serta memberikan tekanan optimal pada otot-otot dan sistem kardiovaskular wanita hamil.

Selain itu, olahraga air juga membantu menghilangkan stres dan belajar bagaimana bernapas secara ritmis, sehingga mempersiapkan napas wanita saat persalinan.(detikhealth)

Kenapa Seleb Bisa Cepat Langsing Usai Melahirkan?


Selebriti perempuan, yang hamil dan melahirkan, sepertinya tak mampu lama-lama bertubuh besar. Secepat kilat, tubuh mereka kembali normal bahkan ideal layaknya masih gadis remaja. Fisik yang ideal begitu penting bagi para pesohor untuk selalu tampil sempurna. Heidi Klum, misalnya, tampil percaya diri di catwalk mengenakan lingerie hanya beberapa minggu setelah melahirkan. Ini salah satu contoh saja, masih banyak lainnya.

Alhasil, banyak kaum ibu yang mendamba tubuh serupa dan tak betah lama-lama dengan bobot tubuh yang berubah pascapersalinan. Realitasnya tak semua tubuh perempuan bisa susut secepat kilat. Faktor lain, seperti fasilitas dan kemampuan finansial juga mempengaruhi. Selebriti tentu punya anggaran ekstra untuk menyewa pelatih pribadi untuk membentuk tubuhnya, bukan?

Tak perlu berambisi meniru tingkah selebriti. Secara medis, selebriti yang menjadi ibu, dan menurunkan berat badan dengan cepat, adalah contoh buruk bagi para ibu muda. Penurunan berat badan yang instan berisiko terhadap kesehatan. Jadi, tak perlu menjadi gusar melihat selebriti yang kembali langsing hanya dalam beberapa minggu setelah persalinan.

Organisasi kesehatan telah mengingatkan, ibu muda membutuhkan berat tubuh ekstra untuk memberikan kebutuhan nutrisi bayinya. Diet bagi ibu muda tak baik. Mereka pun sebenarnya tak harus terburu-buru mengambil kelas olahraga seminggu pascapersalinan. Cara ini dinilai tak penting dan tak membantu ibu yang baru saja melahirkan.

Tiru cara aman yang alami

Institusi kesehatan Jerman, the Institute for Quality and Efficiency in Health Care, menegaskan ibu muda tak perlu membandingkan tubuh mereka dengan gambar wanita seksi di majalah yang berhasil mendapatkan kembali tubuh ideal pascapersalinan. Cara ini takkan memudahkan proses Anda menjalani masa pascamelahirkan dan menjadi ibu muda.

Perempuan perlu hati-hati mengontrol makan saat masa kehamilan dan pascapersalinan. Ini menjadi cara yang lebih alami, namun bukan diet yang bisa membantu ibu muda menjaga berat badannya. Ibu muda bisa tetap langsing alami dengan memberikan ASI.

Jika pun ingin menjalankan program penurunan berat, lakukan enam bulan atau lebih setelah melahirkan. Buat deadline selama satu tahun untuk menjalani program ini, saran institusi kesehatan asal Jerman ini.

Memiliki berat tubuh berlebih saat hamil adalah hal normal dan dibutuhkan. Bayi dalam kandungan Anda membutuhkan cairan dan nutrisi yang lebih banyak dari ibunya. Namun bukan lantas, ibu juga bisa makan berlebihan dan memiliki berat tubuh berlebih.

Profesor Peter Sawicki, direktur the Institute for Quality and Efficiency in Health Care Jerman mengatakan kebanyakan ibu muda menganggap upaya keras untuk menurunkan berat badan pascapersalinan akan membuat langsing dalam waktu cepat. Padahal, setengah dari mereka gagal mendapatkannya.

Namun tak berarti pula makan untuk berdua dijadikan alasan ibu hamil untuk memenuhi asupan nutrisi anak. Justru anggapan inilah yang membuat berat badan ibu melonjak tajam. Ibu hamil memang membutuhkan asupan cukup untuk ibu dan bayi, namun bukan berarti makan berlebihan, kata Sawicki.

Meski begitu, Sawicki juga tak membenarkan program penurunan berat badan yang dilakukan segera setelah melahirkan akan memberikan dampak maksimal.

“Jadi, kaum ibu tak perlu khawatir jika tak sempat menjalani program penurunan berat badan, karena ingin lebih bersantai menikmati masa pascapersalinan,” tandasnya.

Efek Pemakaian Gurita Sehabis Melahirkan


“Saya wanita berusia 34 tahun yang baru saja melahirkan seorang bayi laki-laki lewat operasi Caesar. Tindakan Caesar terpaksa diambil karena menjelang saat kelahiran, saya tidak mengalami pembukaan seperti seharusnya. Operasi berjalan kira-kira setengah bulan lalu. Bekas operasi masih terasa perih, terutama saat berjalan. Ibu saya memaksa saya memakai semacam gurita yang dililitkan pada perut. Tujuannya agar perut cepat kembali langsing. Ia mengkhawatirkan bentuk tubuh saya yang cenderung besar. Yang menganjurkan penggunaan gurita bukan hanya ibu, tapi juga mertua, tante, dan kakak perempuan saya. Apakah memang penggunaan gurita ini diperbolehkan secara medis?” (Surat dari Aisyah, Padang)

Menurut dr Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, MKes (MMR), sex consultant and rehabilitation specialist di Klinik Win, segala sesuatu yang baik itu memang tidak selalu menyenangkan. Teknik membebat seperti yang dianjurkan ibu, mertua, tante, dan kakak Anda sebenarnya juga dianjurkan dalam dunia medis. Sangat dianjurkan malah.

Teknik ini terutama sangat baik dilakukan untuk mencegah luka tertekan dari dalam. Sangat baik untuk proses penyembuhan. Jadi menurut saya, Anda juga bisa mulai mencoba teknik membebat ini. Tetapi ingatlah, jangan memaksakan diri, apalagi Anda baru saja masuk dalam fase permulaan.

Kalau merasa tidak nyaman, sebaiknya bebat itu dilepas dahulu. Setelah beberapa saat, cobalah lagi. Ulangi terus sampai Anda merasa nyaman. Semoga dengan demikian hasilnya bisa maksimal.

Bila Bayi Tidak Segera Lahir


Kehamilan sering kali menyebabkan seorang calon ibu menjadi stres. Entah itu stres karena merasa belum cukup ilmu menjadi ibu atau stres menghadapi persalinan. Apalagi ketika dokter sudah menentukan tanggal perkiraan kelahiran bayi, Anda tak juga menampakkan tanda-tanda akan melahirkan. Wah, makin tidak tenang saja rasanya.

Jika hal ini terjadi pada Anda, maka sebenarnya ada beberapa cara untuk merangsang persalinan segera tiba. Tak satupun dari metode ini sudah dibuktikan secara ilmiah. Namun, banyak perempuan yang telah mencobanya mengaku sangat terbantu. Anda ingin tahu juga?

Jalan-jalan

Cara mudah dan murah untuk merangsang si bayi agar segera lahir adalah dengan berjalan-jalan secara teratur menjelang waktu persalinan. Menurut Giving Birth Naturally, jalan kaki adalah satu dari cara paling umum dan alami untuk mendorong persalinan. Anda tidak harus melakukannya di kompleks perumahan. Menggunakan treadmill pun bisa. Gerakan yang halus, menurut banyak perempuan, akan membuat segalanya aktif. Jikapun tidak berhasil, maka setidaknya latihan tersebut akan meningkatkan semangat Anda yang menurun.

Agar meditasi berjalan dengan semestinya, ibu hamil harus duduk di tempat yang tenang dan membiarkan pikiran menjadi kosong untuk melepaskan ketegangan dan stres. Mengalihkan pikiran dari masalah kehamilan seperti ini juga disebut-sebut bisa membantu kita menyiapkan tubuh untuk kontraksi. Bila tak berhasil pun, maka metode ini seharusnya bisa membuat rileks otak Anda dan tubuh yang kelelahan.

Makan terung dan nanas

Sejak banyak perempuan mengatakan bahwa terung bermanfaat merangsang persalinan, para ibu hamil berusaha mencari makanan lain yang dapat membuat bayi segera jebrol. Maklum, belum ada bukti ilmiah yang mendukung teori bahwa terung memiliki fungsi untuk mendorong kelahiran bayi. Nanas, yang tidak pernah diperkirakan mampu merangsang persalinan, diyakini mampu menstimulasi kelenjar di dalam leher rahim. Adapun menurut studi yang diterbitkan di American Family Physician, permen licorice (yang berwarna hitam) juga dipercaya memiliki efek yang sama. Selain itu, makanan pedas juga dilaporkan memiliki fungsi tersebut.

Seks

Seperti nanas dan licorice, cairan mani pada pria juga mengandung prostaglandins, substansi yang menyebabkan leher rahim melunak dan siap untuk membuka. Para peneliti memang belum memutuskan apakah air mani memang cukup punya kemampuan untuk itu. Namun, aktivitas seks tidak ada salahnya dilakukan, setidaknya untuk mengalihkan kekhawatiran si calon ibu. Lagi pula, orgasme memproduksi oksitosin, hormon cinta yang ternyata mampu mendorong kontraksi.

Stimulasi puting payudara

Nah, menstimulasi puting payudara ternyata juga dikatakan mampu melepaskan oksitosin. Stimulasi ini memang tidak memiliki efek semacam itu dalam 9 bulan kehamilan. Namun, perubahan hormon yang terjadi pada akhir kehamilan membantu rahim menjadi lebih sensitif terhadap oksitosin, yang menimbulkan kontraksi awal. Apakah sentuhan di bagian lain juga menimbulkan efek yang sama?

Belum tentu. Menurut situs Birthing Naturally, sensasinya harus meniru cara bayi mengisap puting ibu saat menyusu, yang akan memijat areola. Stimulasi ini bisa dilakukan dengan mengenakan pakaian yang tipis. Fokuslah pada satu payudara dulu selama lima menit, selingi istirahat selama 15 menit, lalu lakukan lagi.

“Dancing”

Bila Anda memang suka menari, kenapa tidak melakukannya lagi saat Anda hamil tua? Aktivitas yang bisa dilakukan dengan pasangan ini cukup efektif mendorong si bayi untuk segera lahir. Menurut Giving Birth Naturally, jenis tarian yang cocok adalah belly dancing dan hula-hula (tarian Hawaii). Gerakan di sekitar perut ini bisa menstimulasi rahim untuk berkontraksi.

Akupresur

Ada dua titik dalam tubuh ibu hamil yang akan dicari ahli akupresur untuk merangsang kontraksi rahim. Titik yang pertama lebarnya sekitar empat jari, terletak di atas bagian dalam tulang pergelangan kaki. Adapun titik yang lain ada di kulit di antara ibu jari dan jari telunjuk. Untuk mengaktifkan titik ini, ahli akupresur akan mengusap betis atau menjepit dekat ibu jari dalam gerakan memutar selama 30-60 detik, dengan break sekitar 1-2 menit di antaranya.

Entah segala rangsangan ini telah terbukti secara ilmiah atau tidak, pada dasarnya teknik-teknik di atas mampu mendorong relaksasi dan mengalihkan ibu hamil dari kecenderungan untuk menghitung hari. Tidak ada teknik yang akan membahayakan kondisi Anda, kecuali Anda mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan. Si kecil bukannya lahir, Anda malah jadi sakit perut.

Resiko persalinan Induksi


 

inmagine.com

Induksi persalinan dapat dilakukan karena berbagai alasan, termasuk banyak alasan medis yang sah. Namun, kenaikan tingkat induksi sosial, atau induksi elektif terus meningkat. Sebagai tingkat induksi naik ada lebih banyak bayi dan ibu ditempatkan pada resiko komplikasi tertentu. Berikut adalah lima risiko induksi bahwa Anda mungkin tidak tahu tentang:

1. Peningkatan risiko denyut jantung janin abnormal, distosia bahu dan masalah lain dengan bayi di persalinan.
persalinan induksi dilakukan dengan campur tangan dalam proses alami tubuh, biasanya dengan obat kuat untuk membawa pada kontraksi atau perangkat yang digunakan untuk memecahkan air sebelum persalinan dimulai. Kedua jenis induksi dapat menyebabkan bayi untuk bereaksi dengan cara yang disebut gawat janin seperti yang terlihat dengan memantau janin.

Sifat induksi seperti kontraksi juga mungkin lebih kuat dari persalinan alami. Hal ini dapat menyebabkan bayi anda untuk berasumsi atau tinggal di posisi yang kurang menguntungkan bagi persalinan membuat persalinan lebih lama dan lebih menyakitkan bagi ibu. Hal ini juga dapat meningkatkan kebutuhan untuk intervensi lain juga.

# Peningkatan risiko bayi Anda yang dirawat di unit perawatan intensif neonatus (NICU).
Bayi yang lahir melalui induksi belum mengirim sinyal kepada ibu untuk memulai kerja. Ini berarti bahwa mereka hanya belum siap untuk dilahirkan. Risiko ini worth it jika bayi atau kehidupan ibu berada dalam bahaya, tetapi hanya untuk mengambil risiko untuk alasan elektif mungkin tidak disarankan.

Ketika bayi berada dalam unit perawatan intensif ada sedikit kemampuan bagi Anda untuk dengan bayi Anda atau untuk memegang bayi Anda. Menyusui biasanya mendapatkan dari awal yang berbatu juga. Hal ini biasanya dapat dihindari dengan melahirkan saat tubuh Anda dan bayi mengatakan itu adalah waktu.

# Peningkatan risiko forceps atau ekstraksi vakum digunakan untuk lahir.
bayi Ketika persalinan diinduksi cenderung untuk tinggal di posisi yang tidak menguntungkan, penggunaan anestesi epidural meningkat dan oleh karena itu perlu membantu kelahiran bayi melalui penggunaan tang dan ekstraksi vakum juga meningkat.

# Peningkatan resiko operasi caesar.
Kadang-kadang induksi persalinan tidak mengambil, tapi terlambat untuk mengirimkan rumah, bayi harus dilahirkan. Penyebab paling umum dari ini adalah bahwa kantong air telah rusak, baik secara alami atau melalui sebuah amniotomy. Karena risiko infeksi lebih besar, bayi Anda akan perlu dilahirkan melalui c-section.

Sebuah sesar di induksi juga lebih mungkin untuk alasan malpresentation (posterior, dll) serta gawat janin.

# Peningkatan resiko terhadap bayi prematur dan penyakit kuning.
Induksi dapat dilakukan sebelum bayi Anda siap untuk dilahirkan, karena tanggal jatuh tempo Anda tidak aktif atau karena bayi Anda hanya perlu lebih banyak waktu dalam kandungan untuk tumbuh dan matang paru-paru mereka. Bayi Anda mungkin juga lebih mungkin menderita penyakit kuning pada atau dekat lahir karena induksi. Hal ini dapat mengakibatkan perawatan medis lainnya serta tetap di rumah sakit untuk bayi Anda.

Terlahir bahkan seminggu atau dua dini dapat mengakibatkan bayi menjadi prematur waktu dekat atau terlambat. Ini berarti bahwa bayi Anda cenderung memiliki lebih banyak kesulitan bernapas, makan dan menjaga suhu.
sumber : http://pregnancy.about.com

Amankah Perawatan Tradisional Pasca Persalinan?


inmagine.com

Anda ingin mencoba paket perawatan tradisional paska persalinan? Boleh saja, asal tahu tujuan dan caranya. Sebenarnya sejauh mana manfaat dan keamanannya? Simak jawabannya dari dr. Dewi Prabarini S. Soeharto, SpOG berikut ini.

1. JAMU BERSALIN. Jamu bersalin biasanya dibagi menjadi 3 bagian, yakni yang diminum 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.  Manfaatnya antara lain mengencangkan otot-otot perut yang kendur, mengembalikan stamina, memperlancar ASI, membersihkan darah kotor dalam rahim, membantu pemulihan luka, dan membantu proses pengerutan rahim ke ukuran semula.

  • Apakah  ibu yang baru melahirkan boleh mengonsumsi jamu bersalin? Pada prinsipnya, ibu yang baru melahirkan boleh mengonsumsi jamu bersalin. Namun, bagi yang memiliki gangguan fungsi hati, misalnya hepatitis B positif atau pernah mengalami sakit kuning, sebaiknya tidak mengonsumsi jamu, mengingat jamu dimetabolisme di hati. Atau yang mengalami komplikasi saat persalinan, misalnya rahim robek, jamu bisa membuat kontraksi rahim berlebihan.
  • Sejauh mana ibu hamil dapat meraih manfaat jamu bersalin tersebut? Jamu bisa membantu agar proses nifas  berlangsung tepat waktu, yakni kurang lebih 40 hari.
  • Bagaimana jika ada obat-obatan dari dokter yang harus diminum ibu? Sebaiknya, tanyakan dulu pada dokter apakah boleh mengonsumsi jamu bersalin atau tidak. Jika boleh, jangan konsumsi jamu bersama-sama dengan obat dokter. Mungkin, perlu diberi jeda waktu 1-2 jam.
  • Adakah hal-hal yang perlu diwaspadai pada bayi? Pada bayi, walaupun sedikit, jamu pasti keluar di ASI. Jika bayi  menjadi diare,  misalnya, maka   berarti  ia tidak toleran terhadap jamu bersalin yang diminum ibunya.

2. PILIS. Digunakan dengan cara mengoleskannya memanjang menutupi dahi. Manfaatnya antara lain untuk menghilangkan rasa pening, menjaga kesehatan mata, mengobati sakit kepala, dan mencegah naiknya darah putih ke kepala.

  • Sejauh mana ibu hamil dapat meraih manfaat dari pilis? Sebenarnya, dari segi kesehatan, manfaatnya agak  meragukan. Pening yang dirasakan ibu yang baru melahirkan, misalnya, mungkin karena ia kurang tidur. Obatnya ya tidur. Istilah darah putih naik ke kepala juga tidak ada.
  • Risiko gangguan mata apa yang mungkin dialami oleh ibu yang baru melahirkan? Gangguan mata, seperti pandangan jadi kabur, bisa saja terjadi. Khususnya pada ibu yang mengalami tekanan darah tinggi atau bengkak. Cara mencegahnya dengan mengurangi konsumsi garam dan cukup tidur.

3. PARAM. Digunakan dengan cara mengoleskannya ke seluruh tubuh, kecuali daerah payudara dan perut. Tujuannya antara lain untuk   mengatasi pembengkakan yang dialami oleh ibu yang baru melahirkan.

  • Apakah semua ibu yang baru melahirkan boleh menggunakan param? Ya, sejauh kulitnya tidak sensitif dan paramnya tidak terlalu kental. Param punya efek menghangatkan. Jika terlalu hangat, bisa “membakar” kulit. Jadi, perhatikan cara memakainya.
  • Sejauh mana ibu hamil dapat meraih manfaat dari param?  Param bisa membantu mengurangi rasa pegal pada otot-otot tangan dan kaki ibu yang baru melahirkan,  karena bisa mengatasi bengkak yang terjadi di sana.  Hindari daerah payudara dan perut, karena kedua daerah ini mayoritas jaringannya lemah.  Param  “bekerja” pada otot.

4. TAPEL. Dicampur dengan kapur sirih dan air jeruk nipis, dibalurkan  pada perut sebelum ibu mengenakan bengkung/stagen. Tujuannya antara lain untuk mengurangi rasa sakit-sakit di perut, mengempiskan perut serta memulihkan kondisi kulit perut.

  • Apakah semua ibu yang baru melahirkan boleh memakai tapel? Ya, jika ibu bersalin secara alami. Jika ibu bersalin lewat operasi, tapel tidak boleh digunakan sampai luka operasinya dinyatakan baik oleh dokter, atau kira-kira sampai 2 minggu setelah melahirkan. Namun pemakaian tapel ini sebaiknya  tidak kena daerah yang ada luka operasinya.
  • Sejauh mana efektifitas penggunaan tapel? Tapel menghangatkan perut yang membuat usus bekerja atau berkontraksi lebih cepat sehingga angin yang berada di dalamnya bisa keluar dengan mudah, sendawa lebih mudah dan perut terasa kempis. Air kapur sirih dan jeruk nipis memiliki sifat anti selulit. Hanya saja, kalau kulitnya sensitif, atau terlalu banyak kapur sirihnya, maka bisa timbul luka bakar. Tapel sifatnya membantu proses pembakaran lemak bawah kulit. Kalau lemaknya berkurang, kulit yang tadinya meregang juga lebih cepat bertemu.

5. BENGKUNG/STAGEN. Alat ini umumnya terbuat dari kain. Ukurannya beragam. Kini sudah ada bentuk yang lebih praktis dan mudah digunakan. Manfaatnya untuk  membantu mengempiskan perut dan membuang angin dalam rongga perut.

  • Apakah semua ibu yang baru melahirkan boleh memakai bengkung?  Boleh, asal cara memakainya benar, terutama untuk ibu yang bersalin lewat operasi.  Bengkung sebaiknya dimulai dari bagian bawah luka operasi (setinggi panggul) sampai sedikit di atas pusar. Jangan terlalu tinggi, karena di situ ada lambung dan paru-paru. Luka operasi yang tertekan bengkung efeknya sama dengan tulang patah yang digips. Luka jadi diam dan rapat sehingga cepat menutup.  Untuk ibu yang bersalin normal, gerak geriknya jadi perlahan, dan duduk juga tidak mengangkang. Hal ini baik untuk pemulihan luka.
  • Sejauh mana efektivitas penggunaan bengkung dalam membantu mengempiskan perut? Cara paling efektif untuk mengempiskan perut adalah dengan senam nifas untuk melatih otot perut, dan mengurangi konsumsi lemak. Pemakaian bengkung bisa membuat kita tertipu karena kita merasa perut sudah kempis. Bengkung sifatnya hanya membuat perut terasa lebih nyaman. Selain itu, bengkung juga  membantu penyerapan tapel sehingga efek pembakar lemaknya bekerja lebih efektif. Sama seperti orang habis creambath yang kepalanya ditutup handuk.
  • Apakah bengkung harus  dipakai sepanjang hari? Sebaiknya tidak karena kulit  perlu bernapas. Jadi, malam hari sebaiknya dibuka saja. Untuk hasil optimal,  bengkung dipakai sampai 3 bulan.

Artikel Terkait :