Pantangan Makanan Ibu Menyusui


inmagine.com

Menyusui buah hati adalah karunia tak terhingga yang dimiliki oleh seorang ibu. Selain memenuhi kebutuhan nutrisinya, menyusui juga dapat menjalin kedekatan atau bonding antara ibu dengan si kecil.

Menyusui pada prinsipnya adalah sebuah proses yang alami. Jadi kecil kemungkinan seorang ibu mengalami kegagalan atau tidak mampu menyusui bayinya. Perlu diketahui, banyak atau sedikitnya ASI juga tidak tergantung pada besar kecilnya ukuran payudara. Semakin sering Anda menyusui bayi Anda, maka produksi ASI akan terus meningkat.

Namun, agar pemberian ASI optimal harus dimulai sejak usia kehamilan dini dengan mempersiapkan diri dan memperhatikan dua hal yang utama, yaitu makanan dan juga perawatan payudara.

Makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat menyusui

  • Makanan yang pedas dan bersantan

Karena dapat mengakibatkan gangguan pencernaan.

  • Sayuran yang mengandung gas, seperti kol dan kembang kol,

Karena dapat membuat kembung perut pada bayi tertentu.

  • Merokok karena zat nikotin yang ada dalam tembakau akan mengalir melalui ASI ke dalam tubuh bayi.
  • Alkohol

Kandungan alkohol akan memberi efek negatif bagi tubuh yang tentu juga akan berpengaruh bagi si kecil.

  • Softdrink

Softdrink mempunyai kandungan gula yang sangat tinggi yang beresiko meningkatkan naiknya kadar gula dalam darah anda.

  • MSG

Konsumsi makanan yang mengandung MSG berlebihan bisa memicu alergi dan menyebabkan kumpulan berbagai penyakit. Untuk itu perhatikan makanan yang anda konsumsi meskipun susah menghitung berapa banyak kandungan MSG yang tercampur dalam makanan yang telah anda konsumsi.

  • Makanan mengandung pengawet dan pewarna

Zat pengawet seperti formalin dan zat pewarna tekstil yang sering digunakan pada makanan dapat menyebabkan penyakit seperti kanker dan gangguan fungsi hati.

  • Minuman Isotonik

Kandungan ion dalam minuman isotonik baik dikonsumsi saat tubuh sedang melakukan aktivitas fisik berat, namun akan berefek sebaliknya jika tubuh sedang tidak melakukan aktifitas fisik yang berat.

Anda yang bekerja setelah tiga bulan cuti tetap bisa memberi buah hati ASI minimal dalam enam bulan pertama kehidupannya. Bagi para Ibu yang harus segera bekerja kembali, tidak ada alasan untuk tidak memenuhi anjuran ini.

Ibu tetap dapat memberikan ASI dengan cara memerahnya kemudian menyimpan dalam botol yang diletakkan di lemari pendingin. Proses ini hanya membutuhkan waktu 10-15 menit. ASI bisa diperah dengan tangan atau pompa susu khusus, caranya mudah dan praktis.

Mungkin Anda punya pertanyaan, perlukah mengeluarkan sisa ASI dari payudara setelah menyusui? Perlu, karena hal ini dilakukan untuk mempersiapkan proses menyusui pada tahap selanjutnya. Namun jika bayi sudah mendapatkan ASI yang cukup, Ibu tidak perlu mengeluarkan sisa ASI lagi.

Artikel Terkait :

About these ads

About Baby Orchestra

seorang emak biasa ;)

Posted on December 15, 2010, in ASI & Menyusui and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. wahhhh padahal istriku suka yg pedas2 .. hampir tiap hari makan sambel pedas….

Silakan coerhat bun...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 658 other followers

%d bloggers like this: